Perusahaan Dagang : Pengertian, Jenis, Karakteristik, Tujuan & Contohnya

Pengertian Perusahaan Dagang – Dalam perekonomian modern, perusahaan dagang memainkan peran penting sebagai penghubung antara produsen dan konsumen. Dengan aktivitas jual beli barang dan jasa sebagai inti bisnisnya, perusahaan dagang menjadi tulang punggung dalam menjaga aliran barang dan meningkatkan nilai tambah dalam rantai pasok.

Dari perusahaan-perusahaan kecil yang dikelola secara perseorangan hingga korporasi besar dengan jaringan global, perusahaan dagang memiliki keberagaman dalam skala, cakupan, dan model bisnisnya. Artikel ini akan menjelajahi berbagai aspek yang terkait dengan perusahaan dagang, mulai dari definisi, karakteristik, hingga peranannya dalam perekonomian.

"</a

Perusahaan dagang adalah badan usaha yang bergerak dalam kegiatan jual beli barang atau jasa dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. D berbentuk perusahaan perseorangan, perusahaan komanditer, perusahaan terbatas (PT), atau bentuk badan usaha lainnya.

Kegiatan perusahaan dagang meliputi pembelian barang dari produsen atau distributor, penyimpanan barang, dan penjualan kepada konsumen atau pihak lain. Tujuan utama dari perusahaan dagang adalah untuk memperoleh laba melalui transaksi jual beli barang atau jasa.

Pengertian Perusahaan Dagang Menurut Para Ahli

Menurut para ahli di Indonesia, perusahaan dagang dapat didefinisikan sebagai badan usaha yang bergerak dalam kegiatan jual beli barang atau jasa dengan maksud untuk memperoleh keuntungan. Berikut adalah beberapa definisi perusahaan dagang menurut para ahli Indonesia:

  1. Drs. H. Suparjo Rustamadji, dalam bukunya “Dasar-dasar Akuntansi Perusahaan Dagang” menyatakan bahwa perusahaan dagang adalah badan usaha yang menjalankan kegiatan usaha jual beli barang dagangan dalam bentuk perseorangan atau badan hukum dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.
  2. Prof. Dr. Eddy H. Sondakh, dalam karyanya “Akuntansi Perusahaan Dagang dan Manufaktur”, mengungkapkan bahwa perusahaan dagang adalah badan usaha yang bergerak dalam kegiatan jual beli barang atau jasa secara rutin dan terus-menerus dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.
  3. Drs. Sudarsono dan Dra. Sri Handayani, dalam buku “Akuntansi Perusahaan Dagang: Konsep dan Penerapannya” menyatakan bahwa perusahaan dagang adalah badan usaha yang beroperasi dalam kegiatan jual beli barang dagangan dengan maksud untuk memperoleh laba.

Dengan demikian, pengertian perusahaan dagang menurut para ahli Indonesia secara umum mengacu pada badan usaha yang melakukan kegiatan jual beli barang atau jasa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Jenis Jenis Perusahaan Dagang

Ada beberapa jenis perusahaan dagang yang umum dijumpai, antara lain:

  1. Perusahaan Dagang Perseorangan: Merupakan perusahaan dagang yang dimiliki dan dijalankan oleh satu orang saja. Pemiliknya bertanggung jawab secara penuh atas semua kegiatan dan kewajiban perusahaan.
  2. Perusahaan Dagang Komanditer (CV): Merupakan perusahaan dagang yang dimiliki oleh dua orang atau lebih, di mana salah satu atau beberapa anggota memiliki tanggung jawab terbatas (komanditer), sementara yang lainnya memiliki tanggung jawab tak terbatas (komanditer).
  3. Perusahaan Dagang Terbatas (PT): Merupakan perusahaan dagang yang memiliki badan hukum tersendiri dan pemisahan antara kekayaan perusahaan dengan kekayaan pemiliknya. Pemiliknya memiliki tanggung jawab terbatas sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.
  4. Perusahaan Dagang Asosiasi: Merupakan perusahaan dagang yang didirikan oleh beberapa individu atau perusahaan untuk mencapai tujuan bersama, seperti membeli barang dengan harga lebih murah atau memperoleh keuntungan dari penjualan bersama.
  5. Perusahaan Dagang Franchising: Merupakan perusahaan dagang yang memperoleh hak dari pemilik merek atau konsep usaha untuk menjalankan usaha yang sama dengan pemilik merek atau konsep tersebut, dengan membayar royalti atau biaya lainnya.
  6. Perusahaan Dagang E-Commerce: Merupakan perusahaan dagang yang beroperasi secara online melalui platform e-commerce, seperti toko online, marketplace, atau platform perdagangan elektronik lainnya.

Setiap jenis perusahaan dagang memiliki karakteristik dan regulasi yang berbeda-beda, serta dapat sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pemiliknya.

Karakteristik Perusahaan Dagang

Berikut adalah beberapa karakteristik umum dari perusahaan dagang:

  1. Kegiatan Jual Beli: Perusahaan dagang memiliki kegiatan utama dalam jual beli barang atau jasa. Mereka memperoleh barang dari produsen atau distributor, menyimpannya, dan menjualnya kembali kepada konsumen atau pihak lain dengan harga yang menghasilkan keuntungan.
  2. Tujuan Laba: Salah satu tujuan utama dari perusahaan dagang adalah untuk memperoleh laba melalui kegiatan jual beli. Mereka berusaha menjual barang dengan harga yang lebih tinggi daripada harga beli mereka, sehingga menghasilkan selisih harga yang merupakan laba.
  3. Resiko Bisnis: Perusahaan dagang terkena risiko bisnis, termasuk risiko persediaan barang yang tidak terjual, perubahan harga pasar, persaingan dengan pesaing lain, dan risiko keuangan lainnya. Manajemen risiko merupakan bagian penting dari operasi perusahaan dagang.
  4. Modal dan Kredit: Perusahaan dagang memerlukan modal untuk membeli barang dagangan. Mereka dapat menggunakan modal sendiri, meminjam dari bank atau lembaga keuangan lainnya, atau menggunakan kombinasi keduanya. Pemberian kredit kepada pelanggan juga merupakan praktik umum dalam perusahaan dagang.
  5. Pemasaran dan Promosi: Perusahaan dagang melakukan kegiatan pemasaran dan promosi untuk meningkatkan penjualan barang dagangan mereka. Ini dapat mencakup iklan, promosi penjualan, kerjasama dengan pemasok atau distributor, dan penggunaan media sosial atau platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar.
  6. Akuntansi Dagang: Perusahaan dagang memiliki sistem akuntansi yang khusus untuk mencatat transaksi jual beli, persediaan barang, dan hasil usaha lainnya. Mereka menggunakan metode akuntansi seperti FIFO (First-In, First-Out) atau LIFO (Last-In, First-Out) untuk menilai persediaan barang dagangan.

Dengan memahami karakteristik ini, perusahaan dagang dapat mengelola operasi mereka secara efektif dan mencapai tujuan keuangan dan bisnis mereka.

Tujuan Perusahaan Dagang

Tujuan utama dari perusahaan dagang adalah untuk memperoleh keuntungan melalui kegiatan jual beli barang atau jasa. Namun, selain itu, terdapat beberapa tujuan lain yang juga penting bagi perusahaan dagang, antara lain:

  1. Menghasilkan Laba: Tujuan utama perusahaan dagang adalah untuk menghasilkan laba yang memadai bagi pemilik atau pemegang saham perusahaan. Laba ini diperoleh dari selisih antara harga jual dan harga beli barang dagangan.
  2. Bertahan dan Berkembang: Perusahaan dagang bertujuan untuk bertahan dan berkembang dalam industri atau pasar yang kompetitif. Mereka berupaya untuk meningkatkan penjualan, mengembangkan produk atau layanan baru, dan memperluas jangkauan pasar.
  3. Memberikan Nilai Tambah: Perusahaan dagang berusaha untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan melalui produk atau layanan yang berkualitas, harga yang kompetitif, dan pelayanan yang memuaskan. Mereka juga dapat memberikan nilai tambah melalui inovasi produk atau proses bisnis.
  4. Menciptakan Lapangan Kerja: Perusahaan dagang dapat menjadi sumber lapangan kerja bagi masyarakat dengan menyediakan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
  5. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi: Dengan aktif berkontribusi dalam kegiatan perdagangan, perusahaan dagang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Mereka dapat menjadi penggerak utama dalam menciptakan aktivitas ekonomi dan meningkatkan pendapatan nasional.
  6. Menjaga Kualitas dan Etika Bisnis: Perusahaan dagang bertujuan untuk menjaga kualitas produk atau layanan yang mereka tawarkan serta menjalankan bisnis mereka dengan etika yang baik. Hal ini mencakup kepatuhan terhadap regulasi dan standar bisnis yang berlaku serta menghindari praktik-praktik bisnis yang merugikan.

Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, perusahaan dagang dapat membangun reputasi yang baik, mendapatkan kepercayaan pelanggan, dan memastikan kelangsungan dan kesuksesan bisnis mereka dalam jangka panjang.

Contoh Perusahaan Dagang

Berikut adalah beberapa contoh perusahaan dagang yang dikenal di Indonesia:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM): ANTAM merupakan perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang pertambangan, pengolahan, dan pemasaran produk tambang. Mereka memiliki berbagai produk seperti emas, nikel, bauksit, dan lainnya.
  2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk: Indofood Sukses Makmur adalah perusahaan dagang yang berfokus pada industri makanan dan minuman. Mereka memproduksi dan memasarkan berbagai produk makanan dan minuman, termasuk mie instan, biskuit, minyak goreng, dan produk-produk olahan lainnya.
  3. PT Unilever Indonesia Tbk: Unilever Indonesia merupakan perusahaan dagang yang bergerak dalam industri barang konsumen. Mereka memproduksi dan memasarkan berbagai produk perawatan pribadi, perawatan rumah tangga, makanan, dan minuman.
  4. PT Sinar Mas Group: Sinar Mas Group adalah konglomerasi yang memiliki berbagai unit bisnis, termasuk perusahaan dagang yang bergerak dalam industri kertas, minyak kelapa sawit, pangan, dan lainnya.
  5. PT Matahari Department Store Tbk: Matahari Department Store adalah perusahaan dagang yang bergerak dalam industri ritel. Mereka memiliki jaringan toko departemen yang menjual berbagai produk pakaian, aksesoris, kosmetik, dan barang-barang rumah tangga.
  6. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP): MAP merupakan perusahaan dagang yang fokus pada industri ritel dan distribusi. Mereka memiliki sejumlah merek dagang terkemuka dan mengoperasikan jaringan toko ritel di Indonesia, termasuk toko pakaian, sepatu, dan aksesoris.

Itulah beberapa contoh perusahaan dagang yang cukup dikenal dan memiliki berbagai macam produk atau layanan yang ditawarkan kepada pelanggan di Indonesia.

Oleh karena itu ulasan singkat tentang Pengertian Perusahaan Dagang. Semoga artikel ini menambah wawasan Anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya dan terima kasih.

Baca Juga Artikel Lainnya :